Pasraman gotra loka shanti
Pusat belajar Dharma & yadnya, dibimbing Ida Pandita Mpu Nabe Wijaya Parama Manik
Pusat belajar Dharma & yadnya, dibimbing Ida Pandita Mpu Nabe Wijaya Parama Manik
BULELENG, Bali – Bertepatan dengan malam suci Siwaratri, Minggu (18/1/2026), Pasraman Gotra Loka Shanti menggelar kegiatan belajar rutin di Griya Dwipa Shanti Herdaya. Kegiatan ini didampingi langsung oleh Ida Pandita Mpu Nabe Wijaya Parama Manik.
Prosesi diawali dengan ritual Mejaya-jaya, dilanjutkan dengan Pebersihan dan Pasupati Genta bagi anggota, serta ditutup dengan Semedi bersama untuk memohon pencerahan pada malam perenungan dosa ini.
Dalam sesi pemaparan, Ida Pandita Mpu Nabe menekankan beberapa poin krusial bagi para anggota:
Standarisasi Pakem: Penegasan penggunaan pakem resmi pasraman dalam setiap pelaksanaan upacara agar tetap konsisten dan sesuai sastra.
Makna Siwaratri: Penjelasan mendalam mengenai tata cara dan filosofi malam Siwaratri sebagai momen penyucian diri.
Etika & Nama Baik: Menekankan pentingnya setiap anggota untuk selalu menjaga nama baik dan kehormatan Pasraman Gotra Loka Shanti di tengah masyarakat.
Pendalaman Pitra Yadnya: Pemaparan detail mengenai makna piranti-piranti pengabenan serta penggunaan Tirta Pengentas dalam prosesi penyucian roh.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat soliditas anggota dan kedalaman pemahaman filosofis mereka dalam melayani umat.